Kunjungan SMA Muhammadiyah Kediri ke Fakultas Vokasi UMM: Menyongsong Masa Depan melalui Pendidikan Terapan Universitas Muhammadiyah Malang melalui Fakultas Vokasi menerima kunjungan dari SMA Muhammadiyah Kediri dalam rangka kegiatan edukasi dan pengenalan dunia pendidikan tinggi berbasis vokasi. Kegiatan ini menjadi sarana bagi siswa untuk mengenal lebih dekat lingkungan kampus serta peluang studi dan karier di masa depan. Acara secara resmi dibuka oleh Dekan Fakultas Vokasi, Prof. Dr. Ir. Lailis Syafa’ah, yang menyampaikan pentingnya pendidikan vokasi dalam mencetak lulusan yang siap kerja, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan industri. Dalam sambutannya, beliau juga menegaskan komitmen Fakultas Vokasi UMM dalam mengembangkan pembelajaran berbasis praktik dan kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Turut memberikan sambutan, Sekretaris Dekan Fakultas Vokasi, Dr. Eris Tri Kurniawati, S.E., M.M., Ak., yang memaparkan berbagai program studi unggulan, fasilitas pembelajaran, serta peluang beasiswa serta mekanisme pembiaayaan yang dapat diberikan untuk calon mahasiswa. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala SMA Muhammadiyah Kediri, Kadiyem, S.Pd., M.AP., yang menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari pihak Fakultas Vokasi UMM. Beliau berharap kegiatan ini dapat memberikan wawasan dan motivasi bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi, khususnya pada pendidikan vokasi yang berorientasi pada keterampilan dan kesiapan kerja. Rangkaian kegiatan diisi dengan pemaparan profil fakultas, sesi tanya jawab interaktif bersama masing-masing prodi, serta campus tour untuk melihat langsung kampus UMM. Para siswa tampak antusias dalam menggali informasi terkait dunia perkuliahan dan prospek karier di berbagai bidang vokasi. Melalui kunjungan ini, diharapkan terjalin hubungan yang baik antara SMA Muhammadiyah Kediri dan Fakultas Vokasi UMM, sekaligus membuka peluang kerja sama di bidang pendidikan di masa yang akan datang.  

Fakultas Vokasi UMM Gelar Kegiatan Tahunan Penyusunan RENOP, RAB, dan KAK Kemahasiswaan

Fakultas Vokasi menyelenggarakan kegiatan tahunan Penyusunan Rencana Operasional (RENOP), Rencana Anggaran Biaya (RAB), dan Kerangka Acuan Kerja (KAK) sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas perencanaan dan pengelolaan program kemahasiswaan. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Bagian Kemahasiswaan Fakultas Vokasi dan menjadi agenda rutin dalam mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan mahasiswa. Kegiatan penyusunan RENOP, RAB, dan KAK ini bertujuan untuk merancang program kemahasiswaan yang terstruktur, terukur, serta selaras dengan visi dan misi Fakultas Vokasi. Proses penyusunan dilakukan melalui koordinasi internal dengan berbagai pihak terkait, termasuk pimpinan fakultas dan program studi, guna memetakan kebutuhan kegiatan mahasiswa selama satu tahun ke depan. RENOP disusun sebagai pedoman pelaksanaan kegiatan kemahasiswaan yang mencakup bidang akademik, pengembangan minat dan bakat, kewirausahaan, serta pembinaan organisasi mahasiswa. Sementara itu, RAB disiapkan sebagai dasar pengelolaan anggaran yang transparan dan akuntabel, dan KAK berfungsi sebagai acuan teknis pelaksanaan setiap kegiatan. Melalui kegiatan ini, Fakultas Vokasi berharap seluruh program kemahasiswaan dapat terlaksana secara optimal, tepat sasaran, serta memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kompetensi dan karakter mahasiswa. Selain itu, penyusunan dokumen perencanaan ini juga mendukung proses monitoring dan evaluasi kegiatan kemahasiswaan di lingkungan Fakultas Vokasi. Fakultas Vokasi berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu tata kelola kegiatan kemahasiswaan melalui perencanaan yang matang, profesional, dan berkelanjutan.

Penyusunan Naskah Rencana Operasional (RENOP) Fakultas Vokasi Tahun 2024

Penyusunan naskah Rencana Operasional (RENOP) Fakultas merupakan kegiatan yang dilaksanakan setiap tahun. Kegiatan ini bertujuan untuk menyusun kegiatan-kegiatan yang ada di fakultas selama satu tahun kedepan. Perbedaan RENOP tahun ini dibanding tahun-tahun sebelumnya adalah pada tahun ini RENOP yang disusun harus ditentukan anggarannya secara langsung. Sehingga setiap kegiatan mendapat dana yang sesuai. Hal ini memudahkan dalam kegiatan selanjutnya, yaitu penyusunan Rancangan Anggaran Biaya Fakultas. RENOP fakultas disusun dengan mengacu pada RENOP Universitas Tahun 2024. Adapun RENOP Fakultas ini akan menjadi acuan untuk penyusunan RENOP setiap Program Studi (Prodi). Penyusunan RENOP melibatkan Pimpinan Fakultas yaitu Dekan dan Sekretaris Fakultas, Koordinator Bidang, PIC Humas dari semua prodi dan Unit Pelaksana Mutu dari kelima Prodi yaitu D3 Keperawatan, D3 Teknologi Elektronika, D3 Perbankan dan Keuangan, D4 Agribisinis Unggas dan D4 Bisnis Properti. Harapannya, dengan adanya Rencana Operasional tahun 2024 ini dapat menjadi acuan untuk perkembangan Fakultas Vokasi satu tahun kedepan. nn.

Yudisium Periode V 2024 Fakultas Vokasi

Tanggal 13 November 2024 di Gedung Kuliah Bersama III Aula Tehnik telah dilaksanakan yudisium periode V Kegiatan ini dihadiri oleh Dekan Fakultas Vokasi,  Ketua Prodi D-III Perbankan dan Keuangan, Ketua Prodi D-III Keperawatan, Ketua Prodi D-III Teknologi Elektronika, Sekretaris Prodi D-III Perbankan dan Keuangan dan dosen-dosen di lingkungan Fakultas Vokasi. Yudisium tidak sekedar melepas mahasiswa, akan tetapi juga mengantarkan mereka ke pintu gerbang kehidupan yang sesungguhnya. Bahwa dunia pekerjaan adalah hal yang tidak sama dengan dunia pendidikan. Alumni telah dibekali berbagai ilmu pengetahuan baik secara teori dan praktik yang sudah diberikan selama kurang lebih 3 tahun oleh masing-masing prodi, tidak hanya bekal secara teori maupun praktik namun juga bekal secara agama. Tujuan dari Yudisium itu sendiri tidak hanya upacara saja melainkan juga untuk pemberian gelar sesuai dengan prodi dan minta alumni. Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi mahasiswanya untuk memastikan bahwa mereka telah berhasil dan mampu merampungkan semua mata kuliah, project dan tugas akhir. Hal ini juga merupakan momen kepastian keberhasilan akademik  untuk membangun fondasi yang kuat demi masa depan. Yudisium periode V diikuti 44 peserta dari prodi D-III Keperawatan, Perbankan, dan Teknik Elektro, dengan mahasiswa terbaik pertama Trivena Suciarva IPK (3,83), terbaik kedua Nanda Fiqki Wulandari IPK (3,82), dan terbaik ketiga Elsa Hanifatul Ays IPK (3,81). Diharapkan alumni dapat mengembangkan ilmu dan menjaga almamater dengan baik.

Kuliah Perdana dan Kuliah Tamu D3 Perbankan dan Keuangan Mengundang Praktisi Berpengalaman

Kuliah perdana program studi (prodi) D3 Perbankan dan Keuangan yang sekaligus kegiatan kuliah tamu, hadirkan beberapa praktisi berpengalaman di bidangnya.  Kegiatan yang bertema “Menjadi Sumber Daya Manusia Unggul di Era Digital dan Be Brave Create Your Future” ini bertempatkan di Aula GKB IV Lantai 4. Kuliah tamu ini mengundang praktisi berpengalaman, diantaranya Seperti Wiwing Wahyuningsih (Head HRGA PT Surya Sukses Inti Makmur dan PT Multiplast Indo Makmur), Suwanto. S.Sos (Direktur Mall Lippo Plaza) dan Dr. Wisnu Satria Bharata, ST, ME, CPFP, C.SM (Branch Manager PT Bank Muamalat Indonesia Kota Malang). Novi Primita Sari sebagai dosen dan ketua pelaksana, menjelaskan bahwa kuliah tamu ini diharapkan untuk dapat membuka wawasan mahasiswqa terhadap perkembangan zaman yang sekarang berubah menjadi digital.  Direktur Mall Lippo Plaza Suwanto menyampaikan sejumlah tips kepada mahasiswa untuk berusaha meraih masa depannya dengan baik. Salah satunya dengan menggunakan teknologi menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Wiwing Wahyuningsih sebagai Head HRGA PT Surya Sukses Inti Makmur dan PT Multiplast Indo Makmur, juga menyampaikan hal yang sama. Bahwa selain adaptif, generasi juga harus membekali diri dengan pikiran positif. Ketua Prodi D3 Perbankan dan Keuangan Vokasi UMM Syamsul Hadi mengharapkan kegiatan pertemuan antara mahasiswa dengan praktisi ini menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk mencapai puncak tertinggi dalam profesinya. Pada kegiatan kuliah tamu ini, mahasiswa diarahkan untuk mendalami potensi yang ada dalam diri. Tidak hanya sekedar memiliki specialist skill, tapi generalist skill. Selain kemampuan dasar, masih juga harus diperkuat dengan berbagai macam soft skill. (nn)

Fakultas Vokasi Siap Mengudara, Penyusunan Borang Akademik Fakultas Vokasi

Hari Jumat dan Sabtu (29-30 September 2023), Direktorat Vokasi UMM bersama dengan Tim Biro Kelembagaan, SDM dan Kerjasama (KSK) mememulai untuk menyusun borang akademik perubahan Direktorat Vokasi menjadi Fakultas Vokasi. Tim dari Direktorat Vokasi yang hadir adalah Direktur Vokasi, Sekretaris Direktur Vokasi, Ketua Program Studi dan Sekretaris Program Studi, Kepala Laboratorium serta Koordinator Bidang di Lingkungan Vokasi UMM. Tim dari Biro KSK yang hadir dalam kegiatan tersebut adalah Wakil Rektor IV Dr. Sidik Sunaryo, SH., M.Si., M.Hum, Kepala Biro KSK Prof. Dr. Baiduri, M.Si dan Ka. Bagian Pengembangan Sumber Daya Manusia Pada Bidang IV Dra. Sandra Irawati, MM. Selain itu, Wakil Rektor II UMM, Prof. Dr. Nazaruddin Malik, S.E., M.Si juga turut hadir secara daring melalui platform Zoom untuk memberikan pengarahan. Kegiatan ini diawali dengan Pengarahan dari Bapak Wakil Rektor II. Dilanjutkan dengan pengarahan dari bapak Wakil Rektor IV, dan sambutan dari Direktur Vokasi, Bapak Assoc. Prof. Dr. Tulus Winarsunu, M.Si, dilanjutkan dengan kegiatan ‘brainstorming’ terkait perubahan badan hukum tersebut. Sebelum merancang borang, tim perlu melakukan analisis kondisi saat ini di Vokasi UMM. Para tim telah melakukan diskusi dan mengumpulkan gagasan. Analisis kondisi saat ini kemudian dirangkum dan digunakan sebagai dasar untuk melakukan analisis SWOT. Dengan analisis SWOT, tim dapat menganalisis kekuatan dan kelemahan yang dimiliki Vokasi. Menganalisis dan mencari tahu peluang serta ancaman yang mungkin dihadapi kedepannya. Borang akademik ini masih terus dikerjakan dan diperbaiki sesuai arahan dari Biro KSK. (nn)

Direktorat Vokasi menjadi “Fakultas Vokasi”? Vokasi UMM Persiapkan Pergantian Badan Hukum Menjadi “Fakultas Vokasi”

Selasa, 26 September 2023, Jajaran Direktorat Vokasi yang terdiri dari Direktur, Sekretaris Direktur, Koordinator Bidang, Ketua Program Studi, Sekretaris Program Studi dan Kepala Laboratorium, melaksanakan koordinasi untuk menyiapkan perubahan badan hukum dari Direktorat menjadi Fakultas. Kegiatan ini dibuka oleh Bapak Dr. Tulus Winarsunu, M.Si dan dilanjutkan dengan koordinasi yang dipimpin langsung oleh beliau. Perubahan badan hukum dari Direktorat menjadi Fakultas ini merupakan penguatan positif. Dengan nama Fakultas, masyarakat lebih mudah mengenal dan mengingat jika dasi sisi eksternal. Dari sisi internal, nama Fakultas akan lebih mudah terukur dan lebih otonom.  Seperti ketika monitoring dan evaluasi, perencanaan Fakultas Vokasi akan sama dengan fakultas lain. Meskipun berubah dari Direktorat ke Fakultas, Vokasi tetap memiliki potensi yang tidak pernah hilang. Yaitu berpaku pada “Demand Driven” yang berarti mengacu pada kebutuhan masyarakat. Dibanding dengan Fakultas yang lain, keunggulan dari Vokasi UMM adalah kerjasama dengan DUDI dan organisasi profesi yang sudah dirintis dari awal pendirian Vokasi. Selain itu Teaching Factory (TEFA) sudah dilaksanakan dengan baik, sehingga dapat menghasilkan mahasiswa dengan skill mix atau kemampuan yang matang dan beragam. Vokasi UMM memiliki visi Vokasi Diaspora. Meskipun secara badan hukum akan berubah menjadi fakultas, hal ini tidak akan merubah tujuan Vokasi UMM untuk terus membawa mahasiswa dan alumni untuk bisa bersaing di kancah internasional. (nn)

Sosialisasi SDG’s, Vokasi UMM Dukung Program PBB

Sustainable Development Goals (SDG’s) merupakan program yang dicanangkan oleh Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam meningkatkan kesejahteraan dan perdamaian manusia di bumi. Hari ini, Senin (25/9/2023) kegiatan sosialisasi terkait SDG’s disampaikan oleh Prof. Dr. Ignasius D. A. Sutapa, M.Sc kepada bapak ibu dosen Direktorat Vokasi UMM. Kegiatan ini diawali dengan penjelasan terkait definisi Pembangunan berkelanjutan. Tujuan dari SDG’s adalah untuk menjaga peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat secara berkesinambungan, menjaga kualitas lingkungan hidup serta Pembangunan yang inklusif dan terlaksananya tata Kelola yang mampu menjaga peningkatan kualitas kehidupan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Ada 17 target atau tujuan dan 169 indikator yang ditetapkan oleh PBB sebagai Langkah utama dari agenda Pembangunan berkelanjutan 2030. Peran Perguruan Tinggi dalam mendukung SDG’s melalui Tri Dharma (Penitilian, Pengajaran dan Pengabdian Masyarakat). Perguruan tinggi akan berkontribusi sekitar 46.7% jika bekerjasama (tripatiat) dengan Pemerintah dan Industri. Ada 40 SDG’s Center di Indonesia dan UMM adalah salah satunya. 4 Pilar Pembangunan berkelanjutan diantaranya adalah: Pembangunan Sosial Pembangunan Ekonomi Pembangunan Lingkungan Pembangunan Hukum dan Tata Kelola Kegiatan sosialisasi ditutup dengan tanya jawab dari bapak ibu dosen Direktorat Vokasi dan foto bersama. (nn)

Kuliah Perdana D4 Bisnis Properti Terapkan Pembelajaran Project Base Learning

D4 Bisnis Properti telah sukses melaksanakan kuliah perdana di Lumajang selama satu pekan. Seperti yang telah diketahui, bahwa Vokasi selalu menerapkan kuliah dengan memperbanyak praktik. Kali ini, seluruh mahasiswa D4 Bisnis Properti (Bispro) langsung praktik di lapangan untuk menilai properti. Dengan metode pembelajaran Project Base Learning (PBL), mahasiswa melakukan inspeksi langsung, yaitu menentuka  ilai wajar sewa properti sesuai permintaan pihak ketiga. Pemberi tugas atau pihak ketiga yang mau sewa gudang itu lokasinya di Lumajang, jadi mahasiswa diajak turun lapangan sesuai permintaan klien. Hal ini disampaikan oleh Ketua Prodi D4 Bispro, Risky Angga Pramuja, M.Ec.Dev. Hasil dari inspeksi langsung bisa digunakan klien untuk mendapat informasi berapa harga ideal untuk sewa gedung tersebut. Jadi, saat pemilik gudang mengajukan harga, klien bisa melakukan penawaran sesuai hasil inspeksi langsung. Menurut Pak Angga, pembelajaran PBL ini dapat memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa tentang bagaimana cari menilai suatu bangunan. Pembelajaran di Vokasi memiliki target 80% hands on, sehingga inspeksi langsung ini adalah wujud nyata dari pencapaian target tersebut. Pada kegiatan ini, melibatkan mahasiswa dari D4 Bispro dan satu orang praktisi dari Kantor Jasa Penilai Publik Dino Farid dan Rekan (KJPP). Selain mahasiswa baru, mahasiswa semester atas juga ikut serta dalam PBL kali ini. Direktur Vokasi, Dr. Tulus Winarsunu, M.Si juga mengungkapkan bahwa semu prodi di Vokasi dipacu untuk melibatkan DUDI pada pembelajarannya. Hal ini bertujuan untuk menyiapkan mahasiswa agar ahli dan terampil sebelum lulus. “Setiap prodi, minimal akan mendapat empat sertifikasi keahlian, Adanya sertifikasi tersebut sebagai tolak ukur kemampuan mahasiswa yang betul-betul sesuai standar.” tambah Bapak Direktur Vokasi. Selain D4 Bispro, Vokasi memiliki empat prodi lainnya. Diantaranya D4 Agribisnis Unggas, D3 Keperawatan, D3 Teknologi Elektronika, D3 Perbankan dan Keuangan. (nn)  

Kuliah Perdana D4 Agribisnis Unggas Mengundang DUDI

Dalam menyambut mahasiswa baru (MABA), UMM rutin melaksanakan kuliah perdana di masing-masing prodi. D4 Agribisnis Unggas telah melaksanakan kuliah perdananya di ruang kelas GKB IV Lantai 4.  Melalui penekanan bisnis dan usaha, prodi D4 Agribisnis Unggas melibatkan pelaku usaha trading ayam petelur, Bapak Bashori, Direktur Utama CV. Karunia PS. Bapak Bashori menjelaskan bahwa beliau membangun kesuksesannya selama ini tidak dengan perjalanan mudah dan instan. Semua dimulai sejak ia menjadi mahasiswa. ”Saya bukan mahasiswa yang hanya mengenal kos, kampus dan kantin,” ujar pria berusia 38 tahun tersebut. Sejak mahasiswa Bapak Bashori sudah mendapatkan gaji. Beliau kuliah sambil kerja di salah satu dosennya yang memiliki usaha peternakan. Saat itu selain mendapatkan gaji, ia juga mendapatkan fasilitas kendaraan mobil. ”Bermental bisnis lah sejak kuliah. Tempel dosen-dosen yang kalian anggap aktif. Apalagi kalian materi pembelajarannya 80 persen di lapangan. Manpfaatkan sebaik mungkin,” kata Bashori. Tips penting dari Bapak Bashori di balik kesuksesannya adalah rajin sedekah, rajin beribadah dan sholat berjamaah. Pengalaman kegagalan yang disampaikan Bapak Bashori, pada sebuah perjalanan itu tidak ada istilah hanya mulus-mulus saja. Kegagalan adalah hal yang wajar. Yang penting adalah cara menghadapinya. ”Pokok jangan dipikir, tapi dihadapi dan dicari solusinya,” tandasnya. Saat kegiatan tersebut, Sekretaris Direktur Direktorat Pendidikan dan Pelatihan Vokasi Dr Sri Budi Cantika Yuli mengungkapkan, pembelajaran dengan menghadirkan “dosen” dari luar ini sesuai dengan target Vokasi. Mahasiswa diharapkan bersentuhan langsung dengan pelaku usaha secara langsung. Cara ini akan melahirkan pengalaman lebih kompleks. “Kami ini mencetak lulusan terapan, bukan ilmuan. Jadi, keterlibatan dudi sejak mereka maba (mahasiswa baru) itu penting sekali. Bahkan menjadi prioritas,” tegas Cantika. Kaprodi D4 Agrisnis Unggas Bapak Ali Mahmud, M.Pt mengungkapkan, mahasiswa D4 Agrisbisnis Unggas tidak bicara soal budidaya tetapi bisnisnya. Sesuatu yang mampu mengubah nilai. Beliau menyampaikan bahwa pemateri, Bapak Bashori yang merupakan adik tingkatnya di FPP UMM. “Mas Bashori itu pebisnis menjual ayam. Tidak perlu budidaya sendiri. Semua bisa dilakukan dengan bermitra,” kata Pak Ali. Kemampuan mengubah nilai sebuah barang ini, sambung Ali, yang membuka kesempatan lapangan kerja lulusan D4 Agribisnis Unggas seluas-luasnya. Apalagi mereka masih dibekali sertifikat kompetensi. Hal ini yang menjadi unggulan lulusan Vokasi. Tak heran, kalau mereka akan cepat bekerja. Baik menciptakan lapangan pekerjaan atau bekerja memenuhi permintaan pasar. (nn)